Perbedaan HTTP dan HTTPS dalam Search Engine Optimization

Perbedaan HTTP dan HTTPS dalam Search Engine Optimization
Published in : 04 Jan 2022

Perbedaan HTTP dan HTTPS dalam Search Engine Optimization

Pada era ini, internet bisa dikatakan sebagai salah satu kebutuhan pokok penduduk. Salah satu penyebabnya merupakan sebab nyaris seluruh informasi yang diperlukan tiap hari bisa ditemui di internet.

Dikutip dari blog Statista, rata- rata waktu yang dihabiskan oleh orang- orang dalam berselancar di internet pada tahun 2020 menggapai angka 145 menit per hari.

Dengan demikian, walaupun benar tidak seluruh dari kita mengenali secara mendalam tentang HTTP serta HTTPS, dengan angka rata- rata yang fantastis tersebut, pastinya protokol HTTP serta HTTPS bukanlah perihal baru di kuping para pengguna internet.

Kemudian, apa sih sebenarnya protokol HTTP serta HTTPS itu? Dan apa pengaruhnya dalam dunia SEO? Simak artikel berikut buat mengenali jawabannya.

Perbandingan HTTP serta HTTPS

Para pengguna casual nyatanya ada kemungkinan kecil dalam memandang secara seksama apakah sesuatu web memakai protokol HTTP ataupun HTTPS, di mana keduanya telah tentu terletak pada awalan dari suatu link. Berikut ulasan keduanya:

HTTP

HTTP ialah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol, yang sudah terdapat sejak masa- masa dini kemunculan internet. Protokol ini ialah bentuk yang sangat standar, dan mengizinkan terdapatnya pertukaran informasi antara browser dengan server buat berbicara.

Sebagai suatu protokol yang berfokus pada penyajian data serta informasi, HTTP tidak mencermati gimana data- data/ informasi tersebut bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Ini berarti, ada mungkin kalau informasi serta data tersebut bisa dibaca, dihalangi, ataupun apalagi diganti. Membuat informasi serta penerima informasi jadi terekspos.

HTTPS

Apakah HTTPS ialah kebalikan dari HTTP? Tidak pula, malah HTTPS ialah penerus dari HTTP. Kepanjangannya juga masih sama dengan perbandingan pada huruf“ S” di belakangnya yang menunjukkan“ Secure” ataupun nyaman, yang menunjukkan terdapatnya enkripsi terhadap koneksi antara browser dengan server.

Enkripsi itu sendiri mempunyai makna proteksi terhadap informasi serta data yang tersebar di antara browser dengan server. Contoh konkritnya, bila kita selaku pengguna memasukkan username, password, no kartu kredit, alamat, maupun informasi yang lain pada web dengan protokol HTTPS, hingga informasi tersebut tidak bakal diedarkan secara polos, melainkan jadi suatu kode- kode enkripsi tertentu.

Pada intinya, perbandingan mendasar antara protokol HTTP serta HTTPS terletak pada tingkatan keamanan terhadap informasi serta data yang diedarkan antara browser serta server. Oleh karenanya, berarti untuk kita buat tidak memasukkan informasi individu apapun ke dalam web yang mempunyai protokol HTTP.

Pengaruhnya Terhadap SEO

Di luar konteks keamanan informasi serta data, pemakaian protokol untuk suatu web pula ialah perihal berarti dalam SEO. Perihal ini ditegaskan oleh Google semenjak tahun 2014 kemudian, yang mengumumkan kalau pemakaian protokol HTTPS jadi salah satu aspek ranking web dalam SEO.

Dengan demikian, pemakaian protokol HTTPS ialah perihal dasar yang tidak boleh dibiarkan dalam membangun suatu web, paling utama bila kita memprioritaskan buat tampak lebih besar dalam halaman hasil pencarian Google.

Pengaruhnya Terhadap Pengguna

Sebagaimana yang kita tahu, pengalaman serta kenyamanan pengguna ialah salah satu perihal terutama dalam menjalankan suatu web. Akan jadi percuma upaya lainnya bila kita kandas membuat para pengguna merasa aman serta nyaman berada di dalam web kita.

Dengan peralihan dari HTTP ke HTTPS, pengguna tidak akan butuh merasa was- was lagi terhadap informasi maupun data yang mereka kirimkan ke dalam web tersebut. Dengan terdapatnya enkripsi, tidak ada yang dapat membaca, membatasi, ataupun mengganti informasi serta data tadi dengan mudah.